AM.Fatwa: ”Harus Cepat Ditanggulangi…”
16 05 2008TERIKNYA mentari siang tak hentikan langkah. Rombongan pun terus bergerak, masuk ke tenda-tenda yang berderet dihiasi dengan pagar-pagar pendek bercat merah. Tepat di sebuah lapangan (kira-kira 600 km dari Pantai Pangandaran) yang terpisah dengan tenda-tenda, sebuah tenda berwarna hijau tua berukuran besar terbentang. Dari dalam terdengar suara-suara kecil penuh ceria mengikuti alunan dua relawan berjilbab yang menyenandungkan syair-syair religius.
Seorang demi seorang masuk ke dalam. Di antara rombongan itu terdapat Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republika Indonesia (DPR RI) Andi Muhammad Fatwa yang didampingi Komandan Lapangan Aksi Tanggap Darurat Dompet Peduli Ummat Daarut Tauhiid (DPU DT) Riki Taufik Drajat dan Ketua Yayasan Prestasi Bangsa Ibu Rifda Ammarina. Selanjutnya, AM.Fatwa dan rombongan menyerahkan bantuan tas dan paket peralatan sekolah untuk anak-anak korban tsunami tersebut.
Seusai penyerahan, AM.Fatwa berkenan memberikan kesempatan untuk berbincang-bincang dengan Ahmad Sahidin dari Majalah SWADAYA, Kamis siang (10/8). Berikut ini petikannya :
Dalam rangka apa Anda dan rombongan datang ke sini (lokasi bencana tsunami pangandaran—red)?
Saya bersama rombongan Yayasan Prestasi Bangsa dan DPU DT datang ke sini untuk menyerahkan bantuan berupa tas dan beberapa perlengkapan belajar serta alat-alat sekolah untuk anak-anak korban tsunami.
Di pasca tsunami ini apa yang harus segera dilakukan?
Kondisi pasca tsunami ini memang perlu perhatian yang serius. Ya harus cepat ditanggulangi, terutama untuk relokasi karena para pengungsi dengan tenda yang sangat darurat ini sangat tidak manusiawi untuk dibiarkan berlarut-larut. Karena beberapa menit kita berada dalam tenda-tenda darurat ini, kita sudah tidak tahan panas, berdebu, mandi keringat dan sulit bernafas. Sehingga kita ingin segera keluar dari tenda tersebut. Apalagi mereka yang terdiri dari ribuan warga, termasuk anak-anak, benar-benar harus segera cepat diatasi oleh pemerintah.
Sejauh ini bagaimana peran pemerintah dalam menangani bencana-bencana yang terjadi?
Secara umum, tanggap darurat memang sudah terlewati. Namun tindak lanjut dari situ kan harus segera ditanggulangi, terutama relokasi perumahan penduduk. Tak bisa bisa dipertahankan keadaan-keadaan darurat seperti sekarang ini.
Jadi apa yang harus dilakukan pemerintah untuk mengatasi kondisi seperti ini?
Ini memang sistemnya secara nasional harus segera dibenahi. Karena memang hingga kini rancangan undang-undang penanggulangan bencana alam ini sedang dibahas di DPR. Namun hingga kini belum ada kesepakatan antara pemerintah dan DPR. Karena pihak pemerintah ingin mempertahankan status yang sifatnya koordinasi antara instansi-instansi yang merupakan badan koordinasi. Sementara DPR berpendapat bahwa harus dibentuk badan khusus yang permanen untuk menangani masalah itu. Karena wilayah-wilayah negeri kita ingin sangat rawan bencana, dan itu akan terjadi terus-menerus. Namun terlepas dari perdebatan itu, yang segera dilakukan sekarang ini adalah merelokasikan atau membuat perumahan untuk para korban tsunami. Jangan hanya janji, pemerintah harus segera memenuhi. Kasihan kondisinya terpuruk.
Komentar Terakhir